4 Skincare Untuk Mengecilkan Pori-Pori Besar di Wajah

Memiliki wajah sehalus porselen adalah dambaan banyak wanita. Namun, beberapa orang percaya mereka memiliki masalah dengan pori-pori besar. Selain membuat kulit wajah tidak rata, pori-pori besar juga bisa menjadi bidang di mana jerawat dan komedo tumbuh. Adakah perawatan kulit yang bisa mengurangi pori-pori?

Daftar Skincare Untuk Mengecilkan Pori-Pori Besar di Wajah

Pertama-tama, pertama-tama pahami bahwa pori-pori kulit tidak dapat benar-benar diperbesar atau dikurangi dengan sendirinya. Ukuran pori setiap orang berbeda dan umumnya dipengaruhi oleh faktor genetik. Tetapi di luar itu, penampilan pori-pori Anda mungkin tampak lebih besar dari biasanya karena beberapa alasan.

Menurut sebuah studi Korea 2016, pori-pori wajah yang tampak membesar mungkin disebabkan oleh jumlah minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebum. Ketika kelenjar sebaceous wajah menghasilkan banyak minyak, pori-pori akan terlihat lebih besar. Ini banyak terjadi pada orang dengan tipe kulit berminyak.

Berkurangnya elastisitas kulit dan tersumbatnya folikel atau kotoran rambut juga bisa membuat pori-pori wajah tampak besar.

Jadi, adakah produk perawatan kulit yang dapat membantu “mengurangi” pori-pori besar?

Retinol

Menurut dr. Debra Jaliman, seorang dokter kulit dari New York, retinol adalah salah satu bahan aktif perawatan kulit yang dapat membantu “mengecilkan” pori-pori.

Dr Jaliman mengatakan bahwa retinol berfungsi untuk mendorong penggantian (regenerasi) sel-sel kulit wajah. Ketika kotoran dan sel-sel kulit mati di lapisan atas kulit diangkat, lapisan kulit baru dengan penampilan pori asli akan ditampilkan. Efeknya, pori-pori yang telah diblokir dan tampak besar akan tampak lebih kecil.

Selanjutnya, perawatan kulit yang mengandung retinol yang biasa digunakan sebagai krim malam juga bisa melawan efek penuaan dan mencegah jerawat.

Pelembab berbasis air

Pelembab adalah perawatan kulit wajib untuk semua jenis kulit. Meski begitu, banyak orang dengan kulit berminyak sering keliru berpikir bahwa hidrasi membuat kulit lebih berminyak. Hipotesis ini salah.

Khusus untuk orang dengan jenis kulit berminyak, penggunaan pelembab bahkan tidak boleh dilupakan untuk membantu “mengecilkan” pori-pori. Tanpa bantuan pelembab, kulit justru bisa menghasilkan lebih banyak minyak.

Jika kulit Anda berminyak, kuncinya adalah menggunakan pelembab berbahan dasar air sehingga wajah tidak tampak mengkilap dan membuat pori-pori lebih besar.

Sunscreen

Selain melindungi kulit dari paparan sinar matahari, pelindung sinar matahari atau pelindung sinar matahari adalah perawatan kulit yang dapat membantu mengurangi pori-pori wajah.

Semakin tebal dan semakin lama kulit dibiarkan tanpa perlindungan, semakin banyak kulit rusak. Paparan sinar matahari jangka panjang dapat mengurangi elastisitas alami kulit. Jika kulit tidak kencang, pori-pori wajah akan terlihat lebih besar dari seharusnya.

Jangan pernah lupa menerapkan tabir surya minimal 30-50 SPF pada wajah dan leher Anda setiap hari sebelum meninggalkan rumah. Terus menggunakan tabir surya bahkan jika cuaca mendung atau bahkan hujan.

Produk pengelupasan yang mengandung AHA dan BHA

Untuk membantu “mempersempit” pori-pori, American Academy of Dermatology (ADA) merekomendasikan perawatan kulit yang bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati (pengelupas) dan mengandung asam alfa-hidroksi (AHA) atau beta-hidroksi (BHA). ADA juga merekomendasikan pengelupasan kulit secara rutin 1-2 kali seminggu. Pengelupasan dapat membantu menyingkirkan kulit mati dan puing-puing yang menyumbat pori-pori.

Tetapi jika Anda masih berjerawat sekarang, jangan gunakan perawatan kulit ini. Melepaskan lapisan kulit yang masih sensitif dan meradang sebenarnya bisa membuat jerawat semakin parah. BHA (asam salisilat) tidak boleh digunakan jika Anda alergi terhadap aspirin.

Baca juga :