4 Cara Penting Cegah Tipes di Musim Hujan

Musim hujan sering disebut sebagai musim yang memicu penyakit. Flu, pilek, dan demam biasanya merupakan penyakit yang paling umum saat hujan. Tidak hanya itu, Anda juga harus mewaspadai demam tifus tifoid. Karena penyakit ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi berbahaya, kami mencari tahu cara mencegah tifus.

Apa penyebab tifus?

Demam tifoid atau tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Salmonella thyphi atau Salmonella paratyphi. Bakteri ini biasanya menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Bakteri Salmonella thyphi juga dapat menyebar melalui feses dan terkadang melalui urin orang yang terinfeksi. Anda dapat terinfeksi jika Anda makan makanan yang disimpan oleh orang yang terinfeksi yang tidak mencuci tangannya setelah pergi ke kamar mandi. Selain itu, tinggal di daerah kumuh dengan kebersihan yang buruk juga menyebabkan penyakit ini.

Tipsnya sangat menular dan bisa menyebar ke seluruh tubuh. Karena itu, perawatan yang memadai dan segera diperlukan agar seseorang tidak memiliki komplikasi serius yang bisa berakibat fatal. Anak-anak biasanya lebih sering terkena penyakit ini karena sistem kekebalan mereka masih lemah.

Kiat mencegah tipus di musim hujan

Musim hujan biasanya merupakan masa ketika kuman yang menyebabkan penyakit menjadi lebih aktif. Udara dan tempat lembab adalah alasan mengapa kuman suka mereproduksi, termasuk bakteri penyebab tipus. Untuk mencegah rooting, berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

  • Imunisasi

Vaksin adalah cara untuk mencegah tifus di musim hujan. Menurut Asosiasi Pediatrik Indonesia, vaksin tifoid harus diberikan kepada anak di atas usia dua tahun. Vaksin ini juga membutuhkan pengulangan setiap tiga tahun. Untuk orang dewasa, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengambil vaksin tifoid.

  • Tetap bersih

Menjaga kebersihan dan tempat tinggal adalah hal wajib yang harus Anda lakukan selama musim hujan dan musim kemarau. Biasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan. Karena infeksi bakteri Salmonella typhi dapat datang dari mana saja, termasuk tangan Anda.

Juga, cuci kaki Anda sebelum memasuki rumah setelah perjalanan. Alasannya, saat hujan jalan cenderung becek dan penuh genangan air. Jangan biarkan kaki Anda yang kotor dan berkecambah masuk ke rumah.

  • Jangan mengambil camilan secara acak

Tifus menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Karena itu, jangan pernah ngemil sembarangan. Meskipun di musim hujan trotoar yang hangat terlihat lezat, jangan hanya membeli makanan ringan. Jika makanan yang digoreng tidak ditutupi dengan apa pun dan dibiarkan terbuka, sebaiknya Anda tidak membelinya.

Makanan meninggalkan risiko terbuka. Lalat adalah salah satu hewan yang suka hidup di tempat-tempat kotor. Lalat dapat membawa bakteri yang menyebabkan tifoid dan urin dari orang yang terinfeksi. Jika lalat ini bertengger di atas makanan yang Anda beli, bukan tidak mungkin setelah Anda mengalami tifus.

Juga, cobalah untuk tidak menambahkan es batu ke minuman yang Anda beli. Es batu tidak dijamin untuk dibersihkan. Mungkin saja es yang diproduksi dalam jumlah besar menggunakan air kotor atau bahkan terkontaminasi oleh kuman penyebab penyakit.

  • Pertahankan resistensi

Penyakit ini akan sangat mudah menginfeksi orang yang memiliki kekebalan lemah. Terutama di musim hujan, sistem kekebalan tubuh sangat mudah menurun. Pertahankan sistem kekebalan tubuh Anda kuat dengan tidur cukup, makan banyak buah dan sayuran, terutama yang mengandung vitamin C, dan mendapat sinar matahari yang cukup.

Baca juga :